Persamaan Laplace pada Koordinat Kartesian
Persamaan
Laplace pada Koordinat Kartesian
By: Aknaf Bachrudin
Pada kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah terlepas
dari yang namanya panas. Panas selalu dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi
kebutuhan sehari-harinya. Bahkan tubuh manusia pun mengeluarkan panas. Panas
merupakan besaran energi. Panas memiliki sifat yang dapat mengalir. Pada koordinat
kartesian, aliran panas dapat dijelaskan menggunakan Persamaan Laplace jika
tidak ada sumber panas. Adapun persamaan Laplace adalah
![]()
Persamaan
tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan beberapa gejala fisis seperti
potensial gravitasi pada daerah bebas massa, potensial elektrostatis pada
daerah bebas muatan, temperatur benda pada keadaan tunak, dan potensial
kecepatan untuk fluida yang kompresibel
Jika dilihat pada gambar disamping,
adalah sebuah logam tipis (unsur z diabaikan) dalam keadaan steady. Lantas bagaimana
menentukan distribusi aliran panasnya?
Karena
pada gambar tersebut tidak terdapat sumber panas maka berlaku persamaan Laplace.
![]()
Karena
kepingan logam hanya terdapat pada dua dimensi yaitu pada sumbu x dan y serta
variabel U dapat diganti T maka dengan subtitusi operator del persamaan laplace
akan menjadi
![]()
Untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut, dapat digunakan metode separasi variable
dengan fungsi
![]()
Jika dimasukan pada persamaan diatas maka
akan menjadi
![]()
![]()
Dengan
membagi persamaan tersebut dengan
maka akan didapat
![]()
![]()
adalah konstanta separasi yang selalu ada ketika
persamaan dilakukan separasi variabel. Dari persamaan diatas akan didapatkan
dua persamaan yaitu
(i)
![]()
(ii)
![]()
Solusi dari persamaan (i) adalah
![]()
Sedangkan solusi dari persamaan (ii) adalah
![]()
Sehingga solusi 
Pada persoalan gamabr diatas, dengan batas-batas yang ditentukan,
yaitu ketika
, maka
. Jika
disubtitusikan
pada solusi Y
(i)
(tidak cocok)
(ii)
(cocok)
Pada batas yang lain
yaitu
, maka
. Jika 0 disubtitusikan ke solusi X
(iii)
(cocok)
(iv)
(tidak cocok)
Sehingga
dari kedua batas tersebut didapatkan solusi pada permasalahan ini adalah
![]()
Pada
batas lain yaitu ketika
,
sehingga
![]()
![]()
Nilai
sinus yang sama dengan 0 adalah
dengan nilai ![]()
![]()
![]()
Dengan
mendapatkan nilai k maka persamaan dapat ditulis kembali
![]()
Persamaan tersebut tidak memenuhi batas
. Sehingga perlu solusi lain yaitu kombinasi linier
dengan menambah konstanta ![]()


Untuk
menentukan nilai
dapat digunakan deret fourier sinus

dengan ![]()
![]()
![]()
![]()
Nilai dari
adalah 0 jika
bilangan genap dan
akan bernilai
ketika
bilangan ganjil. Pada
bilangan ganjil
maka
![]()
![]()
Sehingga

Nilai
yang memenuhi
adalah ketika
bilangan ganjil. Sehingga
persamaan solusi dapat ditulis

Dengan
adalah bilangan
ganjil
![]()
Komentar
Posting Komentar